Usai Piala Dunia 2018, Aguero Akan Langsung Gabung Klub Argentina

Sergio AgueroPada saat yang bersamaan, Aguero juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan membela klub Eropa lain selain Manchester City, begitu Turnamen Piala Dunia 2018 mendatang berakhir, dia akan langsung menuju kampung halaman untuk membela Independiente.

Penyerang andalan Manchester City asal Argentina, Sergio Aguero mengaku akan langsung pulang ke Argentina begitu turnamen Piala Dunia 2018 Rusia berakhir. Sebagaimana diketahui, setiap pemain memang memiliki rencana untuk membela klub kampung halamannya sebelum pensiun dari karir mereka sebagai pemain sepakbola, terutama para pemain yang berasal dari Amerika Latin, dan Aguero adalah salah satunya. Kepada Independient En La Uno, Kun Aguero mengaku akan langsung bergabung dengan Independiente begitu kontraknya di Manchester City berakhir atau tepat selepas Piala Dunia 2018 Rusia.

“Dalam beberapa bulan terakhir, banyak hal yang bisa dikatakan tentang kontrak baru, namun saya tidak memperhatikannya. Sudah jelas bagi saya, bahwa ketika kontrak saya habis, setelah Piala Dunia, saya akan bergabung ke Independiente”

”Di klub ini, mereka hebat bersama saya, mereka selalu mengatakan bahwa mereka selalu terbuka jika ada peluang transfer, namun, saya bingung, ke klub mana saya akan bergabung di Eropa?”

”Tidak, saat saya pergi, ketika kontrak saya habis, saya akan pergi ke Argentina untuk membela El Rojo, dari Manchester, saya langsung ke Avellaneda” Ujarnya.

Buffon Catakan Rekor 836 Menit Tanpa Kebobolan

Gianluigi BuffonHari minggu (06/3) lalu, Juventus baru saja mencatatkan hasil gemialng dengan melibar Atalanta dengan skor 2-0. Hebatnya lagi hasil tersebut ditorehkan Si Nyonya Tua di kandang Atalanta. Kemenangan tersebut juga mengantarkan Juventus meraih catatan fantastis tak kebobolan di sembilan laga beruntun Serie A.

Selain Juventus, Kiper mereka Gianluigi Buffon juga mencatatkan rekor individual anyarnya. Hasil sapu bersih atau clean sheet melawan Atalanta, telah membuat Buffon mencatatkan menit berturut-turut tak kebobolan di Serie A. Itu adalah clean sheet beruntun terpanjang di Serie A sejak dimulainya era tiga poin untuk satu kemenangan.

Namun untuk rekor clean sheet terlama sepanjang sejarah Serie, Buffon masi kalah dari dua nama kiper senior Italia. Di urutan pertama ada mantan kiper legendaris Milan, Sebastiano Rossi yang berhasil mencatatkan rekor clean sheet selama 929 menit. Kemudian di urutan kedua ada kiper legendaris Italia, Dino Zoff yang telah mencatatkan rekor clean sheet selama 903 menit. Buffon dengan Rossi, selisihnya cuma 93 menit. Dan diyakini Buffon pun akan bisa menyamai bahkan menyalip rekor tersebut jika di laga selanjutnya mampu tampil gemilang dan tentunya tidak kebobolan.

Laga terdekat Juventus adalah melawan Sassuolo di akhir pekan nanti. Buffon berpeluang melewati pencapaian Zoff, yang tak kebobolan selama 903 menit bersama Juventus pada musim 1972/73. Buffon pun berpeluang untuk melampaui rekor sepanjang masa milik Sebastiano Rossi jika Buffon mampu tampil tampil tanpa kebobolan di dua laga Serie A mendatang.

Messi Paling Tajam di Eropa Tahun 2016

MessiRentetan demi rentenan rekor apik kembali diukir oleh pemain terbaik dunia tahun lalu, Lionel Messi. Yang terbaru adalah bintang Barca itu menorehkan rekor sebagai bomber tertajam di Eropa untuk tahun 2016 ini.

Tambahan tiga gol Messi pada laga melawan Rayo Vallecano pada jumat kemarin telah membuat nama Messi berada di puncak daftar penceta k gol terbanyak Eropa saat ini. Sejauh ini El Messiah sudah mencetak total 20 gol di semua ajang sejak awal tahun 2016. Jumlah tersebut membuat torehan gol Messi melampaui pemain-pemain hebat lainnya. Setidaknya Messi kini unggul selisih lima gol dari bomber lainnya di lima liga top Eropa.

Hebatnya lagi Messi mencetak 20 gol tersebut hanya dalam 16 penampilan di tahun 2016 ini. Dari 20 gol itu, termasuk di antaranya adalah tiga buah hattrick, masing-masing melawan Granada, Valencia dan Rayo.

Rincian lainnya adalah dari 20 gol tersebut, 13 gol diantaranya diukir Messi di ajang La Liga. Sementara lima gol lainnya berhasil dilesatkan Messi di ajang Copa del Rey. Dan dua gol lainnya dicetak Messi di ajang liga Champions kala menekuk Arsenal.

Memang tak bisa dipungkiri Messi merupakan bomber dengan torehan gol ayng fantastis. Jika diingat-ingat kembali, pada musim-musim sebelumnya Messi mampu menorehkan total gol di atas angka 50 dalam semusim. Sementara siangan Messi, Ronaldo saat ini masih belum menemukan form terbaiknya.

Stephan El Shaarawy Puji Kinerja Pelatih Luciano Spalletti

Stephan El ShaarawyMenurut pemain pinjaman AC Milan tersebut, Luciano Spalletti merupakan sosok pelatih yang mampu berkomunikasi dengan baik kepada para pemainnya, menjelaskan taktik, teknik dan lain sebagainya berkaitan dengan pertandingan.

Penyerang anyar AS Roma, Stephan el Shaarawy tak segan layangkan sanjungan terhadap kinerja pelatih I Gialorossi, Luciano Spalletti. Kita tahu, Spalletti kembali bekerja sebagai pelatih AS Roma menggantikan rudi Garcia yang didepak pada Akhir Januari silam. Semenjak dibesut Spalletti, Roma langsung merangsek meningkat di Klasemen Sementara Serie A Italia. Tak ayal, el Shaarawy yang turut bermain bagus sejak dipinjamkan AC Milan pada Januari silam tak ragu untuk memuji Kinerja pelatih berusia 56 tahun tersebut. Menurut El Shaa, Spalletti adalah sosok pelatih yang mampu berkomunikasi baik dengan para pemainnya.

”Spalletti adalah pelatih yang hebat, dia tahu cara berkomunikasi dengan para pemain, menjelaskan taktik dan hal teknis lainnya, kami sudah memainkan gaya bermain yagn bagus, dan, kami melakukan apa yang dia minta, kemudian hasil pertandingan berbicara sendiri”

”Kami banyak menaruh perhatian kepada taktik, fokus pada detil kecil dan kami harus mengulang apa yang kami lakukan dalam sesi latihan pertandingan”

”Kami harus memahami kualitas kami, apa yang kami kurang, termasuk juga konsistensi kami. Jika memang kami bisa mengalahkan Fiorentina akhir pekan ini, maka kami akan mampu melangkah ke peringkat dua” Ujar Striker pinjaman AC Milan kepada Sky.